Bulukumba – Aliansi Pemuda Bulukumpa mendesak Kapolres Bulukumba untuk mengambil tindakan tegas dan segera mencopot Kapolsek Bulukumpa menyusul dugaan pembiaran praktik sabung ayam ilegal yang disebut marak dan berlangsung lama di wilayah hukum Polsek Bulukumpa.(28/12/2025)
Menurut Reski A dari Aliansi Pemuda Bulukumpa, aktivitas perjudian tersebut bukan lagi isu tersembunyi. Arena sabung ayam disebut beroperasi terbuka, diketahui masyarakat luas, namun tak pernah disentuh penindakan serius. Kondisi itu mencerminkan kegagalan kebijakan di tingkat sektor kepolisian.
“Ketika praktik perjudian berjalan terang-terangan tanpa penindakan, maka ada masalah serius dalam pengawasan dan komando. Kapolsek tidak bisa mencuci tangan,” kata perwakilan Aliansi Pemuda Bulukumpa dalam keterangannya”.ucapnya.
Reski menilai, pembiaran terhadap perjudian bukanlah sekedar pelanggaran prosedural, melainkan ancaman langsung terhadap wibawa hukum dan integritas institusi Polri. Terlebih lagi, pimpinan Polri secara terbuka menyatakan perang terhadap segala bentuk perjudian.
“Jika perintah pimpinan tidak dijalankan di lapangan, maka Kapolres wajib turun tangan. Ketegasan tidak cukup dengan pernyataan, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan,” tegasnya.
Atas dasar itu, Aliansi Pemuda Bulukumpa menyampaikan tuntutan:
Kapolres Bulukumba segera mencopot Kapolsek Bulukumpa sebagai bentuk tanggung jawab komando.
Propam Polres Bulukumba diminta melakukan pemeriksaan etik dan profesional atas dugaan pembiaran praktik sabung ayam.
Penindakan hukum dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh aktivitas perjudian di wilayah Bulukumpa tanpa pandang bulu.
Reski menegaskan akan terus menangani persoalan ini hingga ada langkah konkret dari kepolisian. Jika tuntutan tersebut diabaikan, terbuka kemungkinan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.
“Negara tidak boleh kalah oleh judi. Hukum tidak boleh dikalahkan oleh pembiaran,” tutup pernyataan Aliansi Pemuda Bulukumpa”.tutup Reski.
















