
Jalannya Pertandingan
Kick-off dimulai tepat pukul 15.00 WITA. Pada laga pembuka, Gema 2010 tampil menekan saat berhadapan dengan Bulukumpa Junior. Pertandingan berlangsung sengit, namun efektivitas serangan Gema 2010 berbuah manis lewat dua gol yang dilesakkan oleh Andi Accing dan Risman Nakata. Kemenangan ini menjadi modal awal yang krusial bagi Gema 2010.
Laga kedua mempertemukan BM Bulukumpa melawan Bulukumpa Junior. Namun sayang, Bulukumpa Junior harus puas kembali menelan kekalahan dan menjadi juru kunci dalam turnamen ini setelah takluk dari BM Bulukumpa.

Drama Penentuan Juara
Pertandingan pamungkas yang mempertemukan Gema 2010 dan BM Bulukumpa menjadi puncak ketegangan. Kedua tim bermain terbuka dan saling serang hingga peluit panjang dibunyikan dengan skor akhir imbang (seri).
Meski secara agregat poin BM Bulukumpa sempat unggul, sebuah kejutan terjadi di meja administrasi. Panitia menemukan pelanggaran administratif di kubu BM Bulukumpa karena memainkan Safrianto, yang tercatat sebagai pemain Gema, di dalam tim mereka. Akibatnya, BM Bulukumpa dijatuhi sanksi pengurangan 3 poin. Keputusan ini secara otomatis mengukuhkan Gema 2010 sebagai juara utama Trofeo Halalbilhalal 2026.
Ajang Silaturahmi Tokoh Sepak Bola
Enriawan, selaku pihak penyelenggara, menegaskan bahwa esensi utama dari kegiatan ini bukanlah sekadar piala.
“Ajang ini adalah wadah silaturahmi sekaligus memantik kembali semangat sepak bola di Kecamatan Bulukumpa,” pungkasnya.
Turnamen ini juga menjadi magnet bagi sejumlah tokoh penting. Terpantau hadir di pinggir lapangan:
-
Andi Baso Mappelawa (Legenda Errung 85)
-
Zaenal Zebonk (Pemain Gema 97)
-
Asbar Kobo (Ketua Komisioner KPU Bulukumba)
-
Dhadang Darmawan (Bendahara Umum Karang Taruna)
-
Wakil Presiden Harum Lestari Group
Kemenangan Gema 2010 ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi pembinaan sepak bola lokal di Kabupaten Bulukumba ke depannya.













