Gema Milenial Bulukumba Pasang Badan: Framing Buruk Kinerja Bupati Tidak Relevan dengan Fakta di Lapangan

banner 120x600
banner 468x60

Bulukumba  – Gelombang isu negatif yang menyerang Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mulai dari persoalan infrastruktur jalan hingga gaji Tenaga Kesehatan (Nakes), mendapat reaksi keras. Koordinator Perempuan Gema Milenial Bulukumba, Wani, menilai serangan tersebut merupakan upaya framing yang tidak sehat dan tidak logis (21/01/2026).

Wani menegaskan bahwa masyarakat seharusnya menggunakan “cermin” untuk melihat data yang ada sebelum melontarkan tuduhan. Menurutnya, isu mengenai gaji nakes atau PPPK seringkali dipelintir tanpa memahami mekanisme birokrasi yang sebenarnya.

banner 325x300

Persoalan Anggaran dan SK PPPK

Wani menyoroti ketidaksinkronan tuntutan pihak tertentu dengan realita penetapan anggaran. Ia menjelaskan bahwa mekanisme pemerintahan memiliki aturan utama yang baku dalam hal penganggaran.

Faktanya, APBD sudah ditetapkan jauh sebelum SK PPPK Paruh Waktu diterbitkan. Bagaimana mungkin anggaran bisa tiba-tiba muncul jika regulasi dari pusat atau SK-nya saja baru keluar belakangan? Mari kita bicara pakai data, jangan asal bunyi,” tegas Wani.

Baca Juga  KMPI Kecewa, Panggung Aspirasi Dinilai Hanya Alibi Semata

Kritik Salah Alamat dan Rasionalitas

Wani juga menyoroti serangan terhadap bupati terkait kerusakan jalan desa yang menurutnya salah sasaran. Ia menganggap ada upaya keras untuk melahirkan karakter pribadi Andi Utta dengan kebijakan publik.

“Sangat aneh jika urusan jalan desa saja serangannya hanya terdengar ke Bupati. Padahal jelas ada peran Kepala Desa hingga Anggota DPRD. Anehnya lagi, mereka tertarik dengan urusan pribadi Andi Utta dengan kebijakannya. Mana rasionalnya? Itu sangat tidak masuk akal dan dipaksakan,” katanya dengan nada kesal.

Ia membandingkan aksi warga yang melakukan pengecoran jalan secara swadaya dengan capaian besar pemerintah daerah. “Iya, ada jalan di-cor gotong royong 500 meter, tapi jangan menutup mata pada ratusan kilometer aspal yang turun ke Bulukumba hasil kerja keras dan komunikasi politik Bupati. Itu kerja nyata yang dirasakan ribuan orang.”

Baca Juga  Reses di Bontoharu, Andi Tenri Ita Disambut Keluhan Warga Soal Jalan Rusak

Jangan Serang Ranah Pribadi

Wani memperingatkan pihak-pihak yang mencoba menjatuhkan marwah bupati dengan cara-cara yang tidak etis. Ia menegaskan bahwa relawan tidak akan tinggal diam jika pemimpin mereka terus diusik secara pribadi.

“Sangat keliru jika mem-framing Bulukumba buruk dengan menyerang pribadi beliau. Jangan coba-coba, karena kami tidak akan pernah diam. Kami mendukung beliau karena kinerjanya yang nyata ingin membuat Bulukumba lebih maju,” ungkapnya.

Fokus pada Kemajuan Daerah

Sebagai penutup, Wani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan objektivitas. Ia berharap tidak ada lagi narasi-narasi yang menghambat semangat pembangunan yang sedang berjalan.

“Kami melihat dia dari kinerja nyata. Dia punya visi besar untuk Bulukumba. Tolong jangan menggunakan pribadinya dan jangan hambat semangat bekerja Bupati Bulukumba,” tutup Wani.

Baca Juga  Laskar Panrita Desak Tipidter Bongkar Dugaan Kongkalikong SPBU Ujung Loe dengan Mafia BBM

 

 

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *